Tampilkan postingan dengan label Maba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2019

Sosial Media || Media Yang Menjadi Kebutuhan Antar Manusia

MEDIA SOSIAL


Apa Itu Media Sosial?

Media sosial adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blogjejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtualMedia sosial teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Dengan menerapkan satu set teori-teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial, media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, self-disclosure) Kaplan dan Haenlein menciptakan skema klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial dalam artikel Horizons Bisnis mereka diterbitkan dalam 2010.

Adapun pengertian Media Sosial menurut beberapa orang ternama, yaitu ;

1. Philip Kotler dan Kevin Keller

Media sosial adalah sarana bagi konsumen untuk berbagai informasi teks, gambar, video, dan audio dengan satu sama lain dan dengan perusahaan dan sebaliknya.

[Salah satu buku yang dipublikasi Philip Kotler : Source ; Google Image]

2. Marjorie Clayman
Media sosial adalah alat pemasaran baru yang memungkinkan untuk mengetahui pelanggan dan calon pelanggan dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin.
[Majorie Clayman : Source ; Google Image]
3. Chris Brogan
Media sosial adalah seperangkat alat komunikasi dan kolaborasi baru yang memungkinkan terjadinya berbagai jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia bagi orang awam.
[Chris Brogan : Source ; Google Image]
4. M. Terry
Media sosial adalah suatu media komunikasi dimana pengguna dapat mengisi kontennya secara bersama dan menggunakan teknologi penyiaran berbasis internet yang berbeda dari media cetak dan media siaran tradisional.
5. Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlien
Media sosial adalah kelompok aplikasi berbasis Internet yang dibangun dengan dasar-dasar ideologis Web 2.0 (yang merupakan platform dari evolusi media sosial) yang memungkinkan terjadinya penciptaan dan pertukaran dari User Generated Content.
[M. Kaplan : Source ; Google Image]
6. Michael Cross
Media sosial adalah sebuah istilah yang menggambarkan bermacam-macam teknologi yang digunakan untuk mengikat orang-orang ke dalam suatu kolaborasi, saling bertukar informasi, dan berinteraksi melalui isi pesan yang berbasis web.
Sejarah Media Sosial

Pada jaman sekarang hampir selalu menggunakan media sosial dlm segala hal disetiap detiknya tetapi pada dekade dulu tidaklah seperti ini. Jika kita definisikan sebagai pemanfaatan internet untuk berbagi serta terhubung dengan orang lain secara instan. Situs media sosial pertama adalah situs web yang disebut "Six Degress" yang diluncurkan pada tahun 1997. Situs ini memungkinkan penggunanya untuk membuat profil dan kemudian berteman dengan pengguna lain. Dari Six Degrees, internet muncul ke era pesan instan dan blogging.

Orang-orang di seluruh dunia mulai menggunakan ruang obrolan untuk mendapatkan teman baru, berkencan, dan mendiskusikan topik dengan orang-orang yang berpikiran sama. Namun, ledakan besar media sosial belumlah datang. LinkedIn adalah situs web lain yang merupakan salah satu situs media sosial pertama. Banyak situs jejaring sosial yang kita miliki saat ini terinspirasi dari dan mirip dengan LinkedIn. Bahkan pada tahun 2002, ketika LinkedIn didirikan, itu ditujukan untuk para profesional yang ingin berjejaring satu sama lain, dan berfungsi sampai saat ini.

[Source ; Google Image]
Pada tahun 2004, Mark Zuckerberg meluncurkan Facebook, yang kemudian menjadi raksasa media sosial. Bahkan setelah bertahun-tahun, Facebook adalah situs jejaring sosial nomor satu, yang memiliki lebih dari satu miliar penggunanya, dan pada tahun 2010 mark menciptakan Instagram yang hingga saat ini menjadi salah satu situs media sosial teratas untuk berbagi foto Pada tahun 2006, popularitas SMS dan pesan teks menginspirasi Jack Dorsey, Biz Stone, Noah Glass, dan Evan Williams untuk membuat Twitter. Saat ini, Twitter memiliki 500 juta basis pengguna, jumlah yang terus bertambah bahkan ketika Anda membaca artikel ini.

[Source ; Google Image]

Pada akhir tahun 2000-an, media sosial tidak hanya digunakan secara luas, tetapi juga meluas dalam bisnis. Saat ini, hampir semua merek hadir di media sosial, dan tidak biasa ketika Anda menemukan bisnis yang tidak memiliki kehadiran media sosial yang kuat.

Pada akhir-akhir tahun ini terdapat ribuan platform media sosial. Beberapa platform lebih populer daripada yang lain tetapi setiap platform memiliki audiens yang loyal, tidak peduli seberapa kecilnya. Sebagai contoh, Instagram melayani audiens yang berkomunikasi melalui foto sementara Twitter sangat cocok bagi mereka yang suka menjaga komunikasi mereka tetap pada intinya. Dengan teknologi inovatif dan menarik di ujung jalan, evolusi lebih lanjut dari media sosial akan menarik untuk disaksikan.

[Source ; Wikipedia]

Dampak Dari Media Sosial

Sebuah teknologi memiliki bermacam dampak yang sangat berpengaruh baik negatif atupun positif terhadap pola hidup dan kebiasaan kita. Berikut adalah dampak positif dan negatif dari berkembangnya media sosial ;

POSITIF

1. Memudahkan berkomunikasi karena dapat berkomunikasi dengan orang yang berada di luar pulau. 
2. Memudahkan penjualan (menambahkan media penjualan) karena dapat mempromosikan benda yang ingin dijual.
3. Penyebaran informasi yang lebih cepat karena dapat di share ke orang lain.

4. Sarana agar dapat mengembangkan keterampilan sosial karena dapat berbicara dengan orang lain.
5. Sarana memperbanyak teman karena banyak orang yang menggunakan medsos.

NEGATIF

1. Terjadinya Cyber Bullying

-Cyber bullying merupakan bentuk kekerasan di internet yang dilakukan atau dialami oleh seseorang terutama anak-anak dan remaja.

2. Beredarnya HOAX

-Bagi seseorang yang belum memiliki pemikiran kritis tentu dengan mudahnya percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya sehingga kemudian pesan berantai tersebut beredar dimana-mana.

3. Mudahnya pengaksesan informasi yang tidak baik

-Sosial Media juga memudahkan akses untuk menyebar informasi yang negatif seperti SARA, pornografi, dan kekerasan.

4. Cyber Crime

-banyaknya kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti penipuan, pembajakan,dll.

[Source ; Google Image]

5. Menghambat mimpi dan cita-cita

-Sosial media dapat menyebabkan menurunnya produktivitas seseorang dan hal ini akan menghambat sesorang dalam mencapai mimpi dan cita-citanya.

6. Menciptakan manusia yang individualis

-Jika seseorang terlalu menikmati dengan adanya sosial media ini maka sifat individualis lambat laun akan muncul, sehingga  seseorang ini lebih menikmati keberadaannya sendiri sekalipun ketika bertemu dengan banyak orang.

7. Menimbulkan sikap acuh

-Menjadikan seseorang lemah dalam bersimpati bahkan berempati terhadap keadaan sekelilingnya karena perhatiannya akan selalu tertuju pada layar smartphonenya.

[Source ; Google Image]

Minggu, 14 April 2019

Apa Yang Perlu Dicemaskan Dan Peluang Trend IOT



Apa Yang Perlu Dicemaskan Dan Peluang Trend IOT


Industri 4.0 memiliki dampak yang begitu besar bagi kita, dan begitu juga dengan beberapa perusahan besar di dunia. Salah satunya ada Schwab, pada tahun 2017 Schwab mengemukakan lima klaster dampak dari industri 4.0, yaitu ;
1.       Ekonomi – Pertumbuhan, pekerjaan, sifat kerja
2.       Bisnis – Ekspektasi Konsumen, Produk dengan data yang lebih baik, inovasi kolaboratif, model operasi baru
3.       Hubungan Nasional (Global) -  Pemerintah; Negara, Region dan Kota; Keamanan Internasional
4.       Masyarakat – Ketimpangan dan Kelas Menengah, Komunitas
5.       Individu – Identitas, Moralitas dan Etika; Koneksi Antar-Manusia, Pengelolaan informasi publik dan privat


Shwab juga memprediksi perubahan yang dibawa oleh industri 4.0 kepada perusahan mereka, yaitu;
1.       Argumentasi : Kecepatan, keluasaan dan kedalaman, dampak sistemik (terhadap negara, masyaraka, industri dan perusahaan.)
2.       Dampak sistemik: ketimpangan sebagai tantangan terbesar.
3.       Megatrend : Fisik(kendaraan tanpa pengemudi, mesin cetak 3D, advanced robotics dan material baru), digital, biologis.
4.       Tipping point : dari industri 4.0 diperkirakan terjadi pada tahun 2025


Di Indonesia sendiri Industri 4.0 bersifat lebih luas dan bebas, dampaknya juga dapat dirasakan pada masyarakat umum. Contohnya seperti perubahan pola dalam bermasyarakat, munculnya teknologi dan gadget membuat anak-anak muda enggan bermain diluar rumah tanpa gadget mereka.Dalam ekonomi dan bisnis inustri 4.0 dapat dikatakan menguntungkan, contohnya adalah adanya e-commerce atau jual beli/proses dagang secara online.





Teknologi yang ditimbulkan oleh industri 4.0 dapat mengubah kehidupan kita secara positif dan juga negatif, kita bisa saja semakin malas dengan banyaknya teknologi dan mudahnya mendapatkan sesuatu. Jika kita terlalu terlena dengan kecanggihan teknologi dan terlalu dimanjakan maka kita akan sulit untuk bersaing dengan teknologi itu sendiri. Karena, percaya atau tidak industri 4.0 dan perubahan yang akan datang lebih menggukan fasilitas seperti robot daripada manusia untuk mengerjakan pekerjaan ringan maupun berat. Robot atau teknologi yang menggantikan cara kerja manusia adalah ancaman terbesar bagi kita, jika kita tidak memiliki skill/kemampuan yang tidak signifikan dan terlalu standar maka kita akan kalah bersaing dengan teknologi yang jauh lebih bisa diunggulkan dan dapat bekerja non-stop. Adapun beberapa jenis pekerjaan yang terancam untuk digantikan dengan AI atau robot, yaitu;
a.       Asuransi mobil, dan pengemudi taxi akibat munculnya mobill tanpa pengemudi
b.      Berkurangnya brand dan toko offline tergantikan oleh pelayanan belanja online/e-commerce
c.       Pengiriman pos/paket mulai digantikan dengan drone
d.      Pekerja manufaktur akan digantikan dengan robot yang mampu bekerja dan mencetak produk secara masal dan tanpa lelah
e.      Toko ritel tidak lagi membutuhkan manusia karena telah beroperasinya sistem sensor automatis
f.        Asiaten, penasihat keuangan, dokter, pengacara dan wartawan digantikan oleh robot AI
g.       Telemarketer dapat digantikan dengan kehadiran sistem chatbot/Bot
h.      Call center juga dapat digantikan menggunakan AI dan Bot



Teknologi 4.0 untuk apa dan siapa?

Teknologi 4.0 bisa dipergunakan untuk mengambil alih pekerjaan manusia atau untuk menciptakan san memfasilitasi pekerjaan –pekerjaan baru; bisa dioptimalkan untuk kepentingan pemiliknya, atau untuk semua orang.
Selagi kita masih memiliki waktu untuk menaikkan kemampuan dan belajar hal baru, masih ada beberapa jenis pekerjaan yang akan dibutuhkan ketika teknologi telah merambah dunia kerja, jenais-jenis pekerjaan tersebut ialah;
1.       Professional Tribe
2.       Remote Health Care
3.       Robotics Specialist
4.       Platform Developer
5.       Data Scientist
6.       Cloud Architect
7.       Business Transformation Practitioner
8.       Cyber Security Analytist
9.       Neuro Implant Technical
10.   Urban Innovation/Urban Mechanics
11.   3D Print Technician
12.   Industrial Network Engineer
13.   Network Programmer (SDN)
14.   Machine Leraning Scientist
15.   Virtual Design
16.   Digital Anthropologist




Untuk dapat bekerja sesuai dengan jenis pekerjaan diatas, kita membutuhkan beberapa skill yang harus dikembangkan sebelumnya, ada 4 skill utama yang perlu kita terapkan. Yaitu;

1.       Information, Media and Technology Skill
a.       Media Literacy
b.      Visual Literacy
c.       Multicultural Literacy
d.      Global Awareness
e.      Technological Literacy

2.       Learning and Innovation Skills
a.       Complex Problem Solving
b.      Creativity
c.       Curiosity
d.      Risk Taking

3.       Life and Career Skills
a.       Leadership and Respondsibility
b.      Ethical and Moral Values
c.       Productivity and Accountability
d.      Flexibility and Adaptability
e.      Social and Cross Cultural
f.        Initiative and Self Direction

4.       Effective Communication Skills
a.       Team Work and Collaboration Skill
b.      Personal and Social Responsibility
c.       Interactive Communication
d.      National and Global Orientation



Minggu, 31 Maret 2019

Maba-0039 [Project Psych] Full Profile



Maba-0039 [Project Psych] a.k.a Filia Sekar Murty adalah seorang mahasiswa yang baru saja menjalani perkuliahan selama kurang dari setahun, dia akrab dipanggil "Medic" oleh teman satu angkatannya. Maba-0039 adalah seorang wanita yang tidak terlalu terbuka dengan orang lain, tetapi akan menjadi sangat mengganggu apabila bersama teman dekatnya. Maba-0039 bertempat tinggal di kawasan Sentul, dan pergi menuju kampusnya setiap pagi buta. Dia bukanlah seorang wanita yang peduli dengan penampilan, jikalau dia berdiri dicepan cermin dan berdandan layaknya seorang bangsawan itu berarti dia akan menghadiri sebuah undangan entah untuk pesta ulang tahun atau pernikahan seseorang. Maba-0039 memiliki pola pikir yang berbeda baik dengan orang lain maupun dengan dirinya sendiri, dia juga memiliki imajinasi yang besar. Hal ini dilatar belakangi oleh sikapnya yang cenderung pendiam dan sering melamun. Maba-0039 masih dikatakan belum begitu konsisten akan pilihan dan tindakan yang dia lakukan, namun apabila suatu pemikiran dan tindakan tersebut telah menjadi tiang yang kokoh dia akan berpegang teguh apapun halangannya.

Saat ini Maba-0039 sedang mengerjakan salah satu projeknya yang nyaris hiatus, bersama dengan Mating-0167 dan Mating-0274.

Maba-0039 juga memiliki Visi dan Misinya, agar Project-Psych dapat berjalan dengan lancar.

Visi :
1. Menjadi seorang developer/Asisten developer Software.
2. Bergabung dalam keluarga Ubisoft Entertainment.
3. Memiliki bakat yang berkembang Dan dapat di manfaatkan.

Misi :
1. Memahami setiap pelajaran yang dipelajari.
2. Dapat membagi ilmunya dengan orang lain.
3. Terus berlatih dan aktif dalam mengembangkan bakat Dan kemampuan.
4. Berpikir positif Dan berani berbeda.
5. Kreatif dan open-minded.

Try to understand Maba-0039 by listening to this song :